Tampilkan postingan dengan label Berita Banjir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Banjir. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 Maret 2013

Banjir melanda beberapa rumah di Gandaria

Dwi Sugiarto, hujan deras dua jam membanjiri melewati beberapa rumah di Jl. Gandaria Pekayon Pasar Rebo Jakarta Timur 13710. Cuaca terang siang hari duhur saat itu, cahaya mentari terang benderang terasa gerah di badan berkeringat. Beberapa menit kemudian bersama angin kencang datanglah hujan rintik-rintik dengan volume yang sebesar kerikil. Tak lama kemudian hujan deras datang bersamaan dengan petir menyambar-nyambar dan menunujkkan kilatan cahaya kuning membara sekejap mata.

Dari kios ku terlihat sungai baru hanya sedalam lebih kurang sepuluh centimeter dari permukaan jalan, kenapa hal ini terjadi saat ini 16 Maret 2013 jam 14.00~15.00 kira2 lebih dari 2,5 jam. Cukup merepotkan sebagian masyarakat yang rumahnya digenangi air meskipun sesaat, tetap saja ini ada penyebabnya. Perlu kita renungkan sesaat dan dipikirkan solusinya tentang banjir yang cukup mengganggu saat hujan deras tiba-tiba datang. Sepanjang jalan Gandaria sekitar jalan Kopi, jadilah tempuran air dari tiga arah yang berbeda mulai dari utara, barat dan selatan menuju satu arah, disinilah terjadi bottle neck air mengalir, sehingga toko Bang Rahmat sempat dilalui air yang tak disangka-sangka itu datang masuk toko membasahi apa saja yang ada dilantai toko.

Dari perhatian, pengamatan dan analisa banyumurni, ada kekurangan fasilitas saluran air dari tiga arah itu, untuk masa-masa hujan deras. Oleh karena itu perlulah turun tangan yang lebih maksimal lagi serius dari pihak terkait dalam pembangunan fasilitas masyarakat ini. Bila perlu adanya cek-ricek antara program yang diajukan perwakilan masyarakat itu sudah sesuai kebutuhan mendesak di masyarakat? Dan tinjauan pelaksanaan program itu sesuai atau tidak dengan anggaran yang telah di approval? ... Monggo pihak-pihak yang terkait untuk review. Salam Berkah Nusantara.    

Minggu, 11 Desember 2011

Banjir Kali Gongseng Cijantung Hanyutkan 2 Cewek SMK

Hari ini Sabtu, Pasar Rebo, 10 Desember 2011, +/- jam 19:00 WIB.

Hujan cukup deras menjelang Maghrib sampai Isya, mengguyur Kecamatan Pasar Rebo dan sekitarnya. Kejadian banjir di Kali Gongseng terulang lagi pada tanggal 1 Desember 2011, menundang hadirnya DKI 1 atau Gubernur Bapak Fauzi Bowo dan Walikota Jakarta Timur berserta jajaranya. hadir di hulu sungai / sumber utama di RW 03 dan RW 02 kelurahan Pekayon, yang mana perlu evakuasi warga yang terjebak banjir dan selamat.

Pada kejadian tersebut memang hujan sangat deras dan lama sampai 2,5 jam, bersamaan banjir di RW 04 dan RW 07 Pekayon Pasar Rebo, yang mana dilakukan evakuasi untuk warga yang terjebak banjir di RT 01 RW 07, ada 2 Orang tua dan 1 anak-anak. Terselamatkan oleh tim  Gabungan dengan perahu karet punya kecamatan.

Hari ini hujan yang sekitar 1 jam saja membawa hanyut 2 (dua) gadis SMK Klas Dua.,
1. Bernama Hening Tri Handayani tinggal di RT 001 RW 011 Cijantung dan
2. Bernama Dennanda Dana Pertiwi tinggal di Kalisari.
Sampai ini berita kami tulis Jam 01:00 tgl 11 Desember 2011, belum ditemukan.

Peristiwa tersebut disaksikan oleh pedagang gorengan, dan yang memberitakan ke masyarakat tentang hanyutnya 2 orang yang mengendarai motor Mio bersamaan motornya.

Tukang Gorengan : .... "Dik-dik jangan lewat bahaya!" karena di perhatikan air setinggi 15 cm di atas jembatan Jl Swadaya RT 010 RW 011, yang tanpa penghalang kanan kiri jembatan  tersebut.

Pengendara motor : .... tidak memperhatikan larangan tersebut, terus aja melaju di atas jembatan.


Tukang gorengan, memperhatikan karena masih gerimis, dan ada sampah gedebog pisang yang menerjang motor yang nekat melaju jembatan tersebut. Kejadian memilukan motor dan 2 orang penumpang roboh ke kali Gongseng, kalau air tidak penuh dalam ada kira-kira 2 meter. Takdir Allah sangat berperan dalam hidup dan matinya seseorang. Jam 19:30 tim SAR datang menyisir sungai dengan perahu kaleng, Jam 21:00 motor berhasil ditemukan berjarak lebih kurang 200 meteran dari TKP. ....

Bagi orang tua kita harus selalu ingatkan anak-anak kita, untuk menghindari tempat yang mungkin berbahaya sekali. Semoga berita ini ada manfaatnya. Amin.
Salam Berkah Sobat.




Sabtu, 03 Desember 2011

Banjir di Pekayon mengundang Gubernur & Walikota Jaktim

Selamat pagi semua, tgl 1 Desember 2011. DKI Jakarta khususnya masyarakat Gandaria Pekayon Pasar Rebo, kedatangan banjir yang tak terduga-duga yang selama ini sudah biasa terjadi di RW 004 & RW 010. Pada hari ini banjir melanda wilayah baru yaitu di RW 002.

Kejadian banjir ini menyedot perhatian semua masyarakat, bahkan pejabat RT, RW, Lurah, Camat, Walikota, bahkan Gubernur DKI Jakarta Bapak Fauzi Bowo, beliau semua berkenan hadir di kelurahan Pekayon yang lokasinya pojok timur paling selatan Jakarta. Bahkan semua badan terkait hadir juga sebagai wujud kepedulian adanya DKI Satu (1) yang hadir diantaranya POLOSI, TNI, FKDM, RAPI, Satpol PP dengan perahu plastiknya, TAGANA, PMI dengan ambulancenya, Pemadam Kebakaran, tim relawan lainnya. Wartawanpun datang saat kejadian banjir ini.

Banjir yang biasa terjadi di RW 004 & RW 007, ada kejadian yang luar biasa dibanding banjir-banjir sebelumnya. Memang ketegasan aparat sangatlah penting untuk diwujudkan demi keamanan, keselamatan dan ketentraman masyarakat itu sendiri. Berita entah darimana saat penulis meninjau wilayah RT 001 RW 004, mendengar komunikasi petugas TAGANA yang juga anggota FKDM dapat berita sbb : "Dua warga RW 007 hanyut kebawa arus air." .... Berdasar info tersebut kami cross check ke kawan FKDM yang dari RAPI masih diposisi RW 002 bersama aparat kelurahan Pekayon, diantaranya Pak Lurah dan aparatnya, Satpol PP dengan kendaraannya, perahu karetnya sedang menolong masyarakat yang terjebak banjir untuk mendarat, kejadian ini sekitar jam 21:30. .... Beliau juga mendengar kejadian warga RW 007 hanyut.

Setelah RW 002 tuntas menanganinya petugas dan relawan menuju RW 007, karena informasi ini tidak valid jelas lengkap (siapa pengirim, kejadian tepatnya dimana, Tim SAR yang telah dapat telp. ya meraba-raba lokasi untuk evakuasi). Dari komunikasi tersebut penulis meluncur ke RT 010 RW 007 yang sudah langganan banjir, petugas SAR Pekayon dan Pak Lurah Gunawan menuju juga lokasi tersebut. Cari-cari informasi ternyata kejadian di situ tidak valid. Bahkan sangking terburu-burunya petugas sudah menurunkan perahu plastik yang besar dan muat 12 orang tersebut., eee .... ternyata tidak digunakan. ...Bagaimana observasinya?

Pada saat kami lewat kantor RW 007 bersamaan dengan Pak Lurah, pengurus RW 007 menegaskan untuk menarik perahu dibawa ke RT 001 karena lokasi tersebut yang meminta bantu SAR. Dengan info tersebut Pak Lurah intruksi ke Tim Satpol PP untuk membawa kendararaan, perahu dan pasukan mengarah ke RT 001 di deket Masjid Al Makmur yaitu area persawahan tanah kosong yang ada satu rumah menyendiri dengan penghuni kedua orang tua dan satu balitanya. Lagi-lagi disini tampak jelas tidak terkoordinasinya penanganan evakuasi dan tidak ada satu komando pemegang arahan. ...Masyarakat bicara "Pak, perahunya lewat gang sini." .... eee perahu langsung diturunkan ... sampai gang gak bisa masuk .... " Lewat sini Pak" masyarakat menyampaikan .... tidak masuk lagi. Maka perahu dinaikkan mobil lagi. ... Ada beberapa petugas mengerutu ... gimana siiieh. ... Pada akhirnya perahu bisa lewat perkebunan bambu di Jalan Tipar yang mana itupun ... sebagian mental Satpol PP Down, ... apa takut hantu, apa takut basah, .... entah ggak tahulah. Saya salud sama Bapak Sek-cam ... beliau yang mengangkat perahu, turun juga dalam evakuasi, juga ada seorang anggota FKDM dari RAPI yang terjun membantu evajuasi selain Tim TAGANA senior.

Alhamdulillah drama hanyutnya penduduk bisa teratasi ndak sampek korban jiwa. Berita sesungguhnya kami telah klarifikasi ke aparat RT 001, sebenernya bukan hanyut memang saat itu keluarga tersebut tidak mau pindah dari rumahnya. Pada saat hujan sangat deras pengurus RT telah mengajak untuk mengungsi karena debit air yang mengalir di sungai Cipinang sudah deras sekali. Setelah hujan reda sekitar jam 19:30 banjir sudah mulai mendarat semakin tinngi sebagai kiriman Air Bah dari Situ Tipar yang mana sebagi penampungan air hujan dari Mekarsari Cimanggis Depok Jawa Barat, yang lokasi jaraknya hanya sejauh satu kilometer saja.  Dalam hal ini masyarakat sekitarlah yang khawatir terhadap keselamatan keluarga tersebut. Entah siapa yang menelpon SAR ... sehingga aparat SAR kelurahan tidak dapat berita yang betul-betul valid. Apakah beirta inikah yang sampek ke DKI Satu? Ataukah banjir yang di RW 002?

Ini perlu pengembangan selanjutnya, Semoga bermanfaat. Amin. Salam Berkah.

Jumat, 02 Desember 2011

Hujan Deras Jakarta Banjir

Terjadi siklus 5 tahunan Jakarta banjir. Hal ini telah diprediksi oleh pemerintah Jakarta Timur.

Kamis, 24 Nopember 2011, Kantor Kota Adm Jakarta Timur
Seluruh aparat pemerintah maupun organisasi massa, organisasi kepemudaan berkumpul untuk SIAGA BANJIR. Apel pagi yang dipimpin oleh Bapak Murdani sebagai walikota administarsi Jakarta Timur, memberikan pengarahan kepada tim penanggulangan bencana yang ikut apel pagi, ada aparat TNI, Pemadam Kebakaran, TAGANA, FKDM, RAPI, PMI dan aparat struktural Camat, Lurah dan lain-lain, dengan materi standar penanganan bencana.

Ee ternyata benar limpahan air hujan dari langit, sangatlah banyak, melimpah dan tak terwadahi.1 Desember 2011, Gandaria Pekayon Pasar Rebo Jakarta. Sore itu terjadi hujan deras sekali dari waktu Maghrib ~ waktu Isya selama lebih dari 2 jam lamanya, satu jam kemudian ada info bahwa terjadi banjir di wilayah RW 004, sangat tinggi kenaikan debit air itu dari biasanya. Sesampai dilokasi penulis melihat kenyataan sekitar 30 rumah dari warga RT 001 tersebut tenggelam oleh air hujan. Memang lokasi rumah warga yang kebanjiran sangatlah dekat dengan bantaran kali Cipinang. Beberapa kepala keluarga mengamankan barang-barang elektronika dengan dipanggul diatas kepala, karena dijalanan dari rumahnya ke tempat yang aman air sampai ketinggian sedada orang dewasa. Tempat pengugsian menempuh kira-kira hanya 50 meter dari lokasi banjir terdalam. Hal ini sudah mengungsi dan cara-cara evakuasi sudah menjadi salah satu ketrampilan masyarakat tersebut, karena  banjir di daerah tersebut sudah mempunyai siklus 5 tahunan.

Di Pekayon ini ada dua wilayah yang selalu banjir yaitu RT 001 RW 004 dan RW 007 RT 001 & RT 010, namun pada hari ini tambah lokasi baru yaitu RW 002 di Air Mancur Jl Gandaria, bahkan menarik perhatian DKI 1 yaitu Bapak Gubernur Fauzy Bowo.