Tampilkan postingan dengan label Jakarta Baru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jakarta Baru. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Juni 2013

Baru Tidak Hanya Jakarta Baru

Sesuatu itu selalu baru, mulailah dari inner to outer. Banyumurni dalam utama mandiri sejahtera memahami ini semua akan berubah. Karena yang kekal hanya Satu Al Wahid. Dalam bimbingan-Nya untuk selalu intropeksi dan mawas diri setiap saat. Gusti Allah Swt memberikan panduan yang jelas dalam Al Qur'an dan Hadist Nabi Muhammad Saw. Inilah panduan muslim wa muslimat untuk pegangan duania dan akherat.

Per-Baru-in selalu yang ada di inner to better until the best in front and side the your God. Alam semesta sangat selalu berbuat baik bagi kita yang berbuat baik selalu dan positive thinking. Alur kehidupan telah ditetapkan bagi semuanya untuk masa sekarang maupun mendatang yang baik maupun buruk (dalam penilaian mahluk namun selalu punya arti dan makna positive dari Yang Maha Kuasa). Pembaruan keimanan berarti menguatkan kembali iman yang ada kepada Allah Swt dengan rukun iman yang lainnya. Dengan kalimat "Laa ilaha illa Allohu Muhammadarrosulullah" Amin.

Berbeda dengan pembaruan yang terjadi denga Jakarta Baru bersama gubernur Jokowi dan wakilnya Ahok. Semangat perubahan perbaikan dari internal PNS dan kerjasama yang baik dengan stakeholder seperti TNI, Toma, Toga, Masyarakat langsung, Ormas maupun Kepemudaan seperti Ansor, KNPI, Karang Taruna semua diperbaikinyan. Semoga bapak Jokowi-Ahok berhasil benar-benar memperbaiki Jakarta dalam segala segi kehidupan yang heterogen ini. Sebagai warga Jakarta yang Betawi (perantau) ikut senang perbaikan terus menerus yang tiada henti ini. "Perlu waktu dan kesabaran dalam memperbaikinya" ... ini yang dapat banyumurni simpulkan. Perbaikan terus menerus or Continual Improvement to Success until maximal. 

Semoga Allah Swt selalu bimbing kita dalam jalan-Nya Yang Benar. Amin.   

Kamis, 04 April 2013

Jakarta City Bersiap-siap menjadi yang terbaik untuk masyarakat dunia

Penulis yang bodoh ini, mencoba beropini atau berpendapat tentang Jakarta dan masyarakatnya yang heterogen namun damai sejahtera dalam menjalani hidup dan kehidupan ini. Orang Jakarta City Siap menjadikan wilayahnya damai tentram selalu bukan berarti tidak ada aktifitas yang membangun, tetap ada kreatifitas yang ditujukan membangun kemajuan wilayah dari segala sisi atau bidang yang ditetapkan oleh pemerintah pusat berjenjang ke bawah.

Damai tentram disini yang dimaksud pembangunan berjalan dengan lancar dan sesuai kebutuhan utama masyarakat Jakarta saat ini maupun masa yang akan datang. Dengan kepemimpina yang baru Bapak Gubernur Jokowi dan Bapak Wakil Gubernur Ahok sudah mulai terasa oleh rakyat yang heterogen ini. Dikalangan rakyat kecil yang mana identik dengan orang yang dekat dengan kemiskinan, satu hal yang telah dirasakan yaitu pelayanan kesehatan dengan Jamkesda atau Kartu Jakarta Sehat (KJS) dari sejak di lantik Oktober 2012 sampai hari ini. Riil beberapa masyarakat yang tidak mampu sekitar yang tempat tinggalku di Pekayon Pasar Rebo, telah banyak mendaptkan pengobatan gratis mulai dari sakit mata sehingga operasi katarak, sakit perut hingga kaki melemah hampir lumpuh dan masih banyak lagi, mendapatkan bantuan kesehatan yang benar-benar gratis tanpa biaya bagi yang telah memenuhi syarat dan ketentuan yang ditetapkan pemerintah DKI Jakarta. Memang awal pelaksanaan terjadi penumpukan pasien di RSUD Pasar Rebo, karena saat itu belum dimaksimalkan peran puskesmas tingkat kelurahan maupun kecamatan, karena banyak masyarakat yang langsung. Setelah dilakukan penertiban dalam pelaksanaan prosedur harus dengan data lengkap Foto kopi KTP dan KK, serta rujukan puskesmas bila tidak mampu teratasi, baru boleh di RS terdekat yang ditetapkan pemerintah.

Untuk penguatan di pemerintahan gubernur dan wakil gubernur Jokowi-Ahok, melelangkan jabatan lurah dan kecamatan mulai hari ini, dengan ketentuan tertentu. Pandangan penulis ini sangat baik untuk meningkatkan persaingan sehat dan memastikan kompetensi pejabat pendukungnya di tingkat grass root. Sangat menarik sekali untuk diamati dan didukung karena ini kebijakan baru bagi Jakarta Baru, yang siap mengglobalisasi di dunia international. Selain itu program fisik yang dikuatkan adalah perwujudan MRT dan Giant Dam atau bendungan laut. Transportasi dan pengurangan banjir juga dikuatkan. Semoga berhasil, masyarakat Jakarta menjadi damai dan makmur dalam kehidupan ini. Amin.

Jumat, 15 Maret 2013

Jakarta Baru Kotaku

Banyumurni, merasakan banyaknya hal-hal baru di Ibukota NKRI in setelah terlewatinya pilgub atau pilkada yang terjadi di tahun 2012 yang lalu. Jakarta menjadi Jakarta Baru ini istilah yang sering terlontar dadalam kehidupan sekarang ini, baik di media maupun kehidupan birokrasi juga di masyarakat sosial, setelah Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta yaitu Jokowi-Ahok dilatik.

Route show yang sering diistilahkan blusukan sudah menjadi kebiasaan Gubernur Jokowi, untuk melihat dan mempelajari kenyataan yang dihadapi rakyatnya. Ini merupakan sesuatu yang sangat penting untuk mendapatkan kesimpulan riil dari rakyat dibandingkan dengan program atau laporan yang dibuat bawahannya. Ini hal yang belum pernah dilakukan rutin oleh gubernur - gubernur  DKI Jakarta sebelumnya. Dan kebijakan dan usulan para penduhulunya pun dipelajari dan dibahas terbuka dengan yang pihak terkait dari stakeholder, ini bukti sebagai penerus yang tidak pernah meninggalkan Jasmerah.

Bapak Ahok juga menunjukkan show aktifitasnya dalam memimpin aparatur DKI Jakarta yang selalu diharapkan terbuka dan jujur hali ini dapat dilihat videonya di Youtube. Sesuatu yang baru juga disosialisasikan aktifitas wakil gubernur untuk dapat dilihat masyarakat, ini juga pelajaran baru bagi pendewasaan politik bangsa Indonesia. Dalam hai ini utama mandiri sejahtera memahami akan perlunya mendekati pentingnya informasi hasil kinerja para wakilnya. Pendidikan moral legowo bagi pendukung yang tidak terpilihpun harus dilakukan untuk kemajuan dan kejayaan bangsa ini. 
Salam Berkah Nusantara.