Kamis, 04 April 2013

Jakarta City Bersiap-siap menjadi yang terbaik untuk masyarakat dunia

Penulis yang bodoh ini, mencoba beropini atau berpendapat tentang Jakarta dan masyarakatnya yang heterogen namun damai sejahtera dalam menjalani hidup dan kehidupan ini. Orang Jakarta City Siap menjadikan wilayahnya damai tentram selalu bukan berarti tidak ada aktifitas yang membangun, tetap ada kreatifitas yang ditujukan membangun kemajuan wilayah dari segala sisi atau bidang yang ditetapkan oleh pemerintah pusat berjenjang ke bawah.

Damai tentram disini yang dimaksud pembangunan berjalan dengan lancar dan sesuai kebutuhan utama masyarakat Jakarta saat ini maupun masa yang akan datang. Dengan kepemimpina yang baru Bapak Gubernur Jokowi dan Bapak Wakil Gubernur Ahok sudah mulai terasa oleh rakyat yang heterogen ini. Dikalangan rakyat kecil yang mana identik dengan orang yang dekat dengan kemiskinan, satu hal yang telah dirasakan yaitu pelayanan kesehatan dengan Jamkesda atau Kartu Jakarta Sehat (KJS) dari sejak di lantik Oktober 2012 sampai hari ini. Riil beberapa masyarakat yang tidak mampu sekitar yang tempat tinggalku di Pekayon Pasar Rebo, telah banyak mendaptkan pengobatan gratis mulai dari sakit mata sehingga operasi katarak, sakit perut hingga kaki melemah hampir lumpuh dan masih banyak lagi, mendapatkan bantuan kesehatan yang benar-benar gratis tanpa biaya bagi yang telah memenuhi syarat dan ketentuan yang ditetapkan pemerintah DKI Jakarta. Memang awal pelaksanaan terjadi penumpukan pasien di RSUD Pasar Rebo, karena saat itu belum dimaksimalkan peran puskesmas tingkat kelurahan maupun kecamatan, karena banyak masyarakat yang langsung. Setelah dilakukan penertiban dalam pelaksanaan prosedur harus dengan data lengkap Foto kopi KTP dan KK, serta rujukan puskesmas bila tidak mampu teratasi, baru boleh di RS terdekat yang ditetapkan pemerintah.

Untuk penguatan di pemerintahan gubernur dan wakil gubernur Jokowi-Ahok, melelangkan jabatan lurah dan kecamatan mulai hari ini, dengan ketentuan tertentu. Pandangan penulis ini sangat baik untuk meningkatkan persaingan sehat dan memastikan kompetensi pejabat pendukungnya di tingkat grass root. Sangat menarik sekali untuk diamati dan didukung karena ini kebijakan baru bagi Jakarta Baru, yang siap mengglobalisasi di dunia international. Selain itu program fisik yang dikuatkan adalah perwujudan MRT dan Giant Dam atau bendungan laut. Transportasi dan pengurangan banjir juga dikuatkan. Semoga berhasil, masyarakat Jakarta menjadi damai dan makmur dalam kehidupan ini. Amin.

Selasa, 02 April 2013

Maju kenali dan kuasai untuk Masa Depan Gemilang

Kebahagiaan itu saat ini, besok cita-cita mulia harus tergapai dari perjuangan saat ini. Tetap melangkah dan belajar sambil bekerja (learning by doing) inilah pendidikan atau education yang selalu harus kita cermati dalam setiap langkah dan gerak yang ada karena hidup itu fleksibel. Perubahan selalu terjadi setiap saat, yang terus-menerus ada dalam ada di dunia ini adalah perubahan itu sendiri. 

Gerak dan bekerja tiada henti untuk maju dalam pencapaian cita-cita mulia, cermat dalam belajar yang tiada henti selalu dilakukan dalam setiap gerak kegiatan yang kita lakukan maupun orang lain kerjakan demi penghematan untuk hasil yang maksimal. Suatu contoh yang riil dalam hidup ini dua puluh empat jam sehari ini waktu pasti yang dialami setiap mahluk. Dalam dunia islam harus dimanfaatkan menjadi tiga bagian yang umum dalam hidup ini, bekerja,  ibadah dan istirahat. 33 persen, 33 persen dan 33 persen disinilah harmonisasi. Pusaran angin puting beliung yang bertumpu dalam satu titik pusat, akan dapat berdiri tegak tak terkalahkan bahkan melibas hancur bagi yang merintangi perjalanan-Nya.

"Kenali diri ini lagi ngapain???" ... kadang tak ketemu jawabannya. Namun kita tak boleh menyerah, sebagai perantau jiwan yang utama mandiri sejahtera memahami akan perlu dan wajibnya intropeksi diri, maka kita harus sering-sering bertanya dan mejawab sendiri itu pertanyaan. ... "Sampai kapan???" ..... sampai ajal datang, namun kita harus sudah dapat jawaban-Nya sebelum ajal sampai pada diri kita ini. Itulah Masa Depan Gemilang, karena umur kita ini hakekat-Nya berkurang, sudah wajib bagi muslim wa muslimat untuk selalu memperbaiki diri.

Semoga kita dapat manfaat dunia dan akherat, Amin.

Bahagia saat ini juga Enjoy Heart

Waktu itu ada didalamnya semua, semua ada dalam satu waktu, Bagaimana tidak baik yang kaya atau miskin, besar atau kecil, pejabat atau rakyat, hidup atau mati semua ada dalam waktu yang sama dua puluh empat jam sehari. 

Hidup adalah karunia yang juga meski diterima dengan apa adanya, dengan menikmati atas segala karuna itu kepada diri kita dari-Nya, akan menjadikan kita masuk kedalam orang yang bahagia. Bahagia selalu itu ada dalam hati yang berterima kasih atas karunia-Nya, bisa merasakan dan menikmati karunia itu sendiri sehingga nikmat itu menambah iman dan keyakinan kepada yang Maha Memberi.

Ada pelajaran sederhana dari Cerita Bebek dan Ayam ada cuplikan dialog antara bebek dan ayam, sebagai berikut : Si bebek, "Yaa yam, kalau kita perhatiin. Sejak bayi kita bersama, EEee setelah dewasa tetap saja kita nggak bisa sama. Kau punya jengger, taji dan bulu yang indah. Aku diberi kemampuan untuk berenang. Yaa kita harus sadari itu semua takdir kita masing-masing, Alhamdulillah" ...

Dari pengakuan sederhana seorang sahabat dari kecil sampai dewasa, bahwa perbedaan itu pasti ada, yang penting heterogenitas itu tidak menjadikan permusuhan namun menjadikan tambah kenalnya diri kita ini ada yang Menjadikan. Perubahan itupun selalu ada pada diri kita maka kita dapat menghargai keadaan orang lain yang pasti berbeda dengan kita, namun bisa kita ajak dalam satu tujuan kebaikan untuk mendapatkan Ridho Allah Swt. Disinilah kita bisa "Bahagia lagi Enjoy Heart" sebagai pengakuan atas nikmat dan karunia-Nya. Amin.