Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Juni 2012

HUT ke 485 Tahun DKI Jakarta pakai Lenong Betawi

Abang, Pok, Cang, Cing, Nyak, Babe.
Selamat ber-Ulang Tahun yang ke 485 Tahun

Selamet, Selamat, Happy Birthday, Congratulations  to DKI Jakarta
 22 Juni, sebagai hari kelahiranmu, sudah sangat tua keradaan DKI Jakarta, yang dulu kala sering disebut Batavia (di Jaman Belanda) lama kelamaan orang menyebutnya menjadi Betawi.
Kalau ditilik dari asal usul orang-orang betawi ini dari keturunan Bangsa-bangsa di dunia, ada Jawa, ada Sunda, ada Arab, ada India, ada juga dari Belanda, bahkan ada yang dari Cina, mungkin masih banyak lagi.

Tadi malam kami masyarakat Betawi, dari Kecamatan Pasar Rebo mengadakan kegiatan peringatan Ulang Tahun Jakarta yang ke 485. Dalam usia yang tidak muda tersebut telah banyak karya seni masyarakat yang dihasilkan dan perlu dilestarikan. Kecamatan Pasar Rebo yang terdiri dari lima kelurahan yaitu Pekayon, Kalisari, Cijantung, Baru dan Gedong. Para pejabatnya dan jajaran terkait sepakat mengadakan HUT (Hari Ulang Tahun) pada hari ini Jum'ah Kliwon, 15 Juni 2012, Jam 20.00 sampai 24.00.

Adapun tema / judul yang dipilh "Pagelaran Kesenian Rakyat Kecamatan Pasar Rebo"   Tahun 2012. Dengan lokasi pagelaran di Jalan Kopi, RT 007 RW 03 Pekayon Pasar Rebo Jakarta Timur. Dalam hal ini diprakarsai oleh Ibu Camat Premilasari dan Lurah Kelurahan Pekayon Bapak Chairil.

Adapun kesenian yang ditampilkan mulai Marawis, Tari-tarian Betawi, Lenong Betawi, didalamnya selalu menampilkan Pencak Silat (Gaya Betawi, Cingkrik Goneng, Gaya Si Jampang, Gaya Si Pitung, Gaya lain2nya),  Lawakan segar dikaterapkan oleh Bang Burhan dan Bang Udin ( jelas2 kelahiran Pekayon Pasar Rebo) ditambah satu artis ISLAM KTP Bang Taufik.

Ada tampilan Lenong Betawi, yang menarik seperti dengan Tema Si Jamal.                                        


Salam Berkah Sobat.

Selasa, 24 April 2012

Bahagia Kan Mereka

Wahai sahabat semua.
Tentunya Bahagia adalah hal yang sangat kita harapkan.
Bahagia ada dalam hati, hati yang tenang merupakan salah satu tolok ukur bahgia. Rasa ada dan dapat kita lihat dari raut wajah seseorang. Senyum simpul, senyum indah, senyum bahagia. 

Senyum sebagai ibadah. Subhanallah.
Kita sebagai anak tidak boleh lupa akan asal kita darimana, siapa orang tua kita. Sungguh ada kuwajiban anak untuk berterima kasih pada bapak ibu, sebagai hamba tuhan yang rela mendapat amanah untuk memelihara dan  membesarkan kita, mendidik dan menulis serta mengukir sifat, moral karakter kita.

Duhai bapak ibuku, terima kasih kuucapkan : 
"Matur suwun Ibu-Bapak makasih, atas semua yang telah kau berikan pada anakmu ini."
"Ayah Bunda semua yang engkau lakukan karena kasih sayang kepada kami tiada terbalaskan, dengan apapun yang kami perbuat takkan bisa sebagai pengganti."
"Syukur Alhamdulillah, Duh Gusti Alloh atas karunia-Mu kepada kedua orang tua kami semoga beliau berdua Bahagia selalu dimanapun berada. Amin. Amin. Amin."

"Mama Papa kau kurbankan segala daya dan upaya tuk pendidikan anak-anakmu, sebagai bekal Inteligensi Quotation anak-anakmu, untuk menjadikan pemimpin di masa datang."

Wahai sahabat, yok kita berbuat baik pada orang tua kita.
Bahagialah Bapak Ibuku, maafkan kami karena salah kata dan perbuatan kami.
Bahagialah engkau orang tua-ku, semoga Tuhan mengampunimu.

Salam Berkah Sobat.   






Sabtu, 21 April 2012

Bakti Mu Negri


Bakti Mu Negri
Jiwa Raga Kami

Pagiii sahabatku  Salam Sejahtera selalu
Di hari ini Sabtu Kliwon, 21 April 2012 ... berbunga-bunga hatiku.
Dahulu kala waktu itu aku masih sekolah di Sekolah Dasar Negeri Jiwan 1 Madiun, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur, Indonesia negaraku. Sangat terkesan bagiku akan semua Pahlawan Negri ku tercinta ini, karena setiap tanggal ataupun hari yang telah ditetapkan untuk pemerintah, mereka pahlawan negri ini selalu ada kegiatan Peringatan yang diharuskan terhadap sekolahan dari taman kanak-kanak sampai ke Ibu-ibu PKK.

Sungguh kepedulian dan kemampuan pemerintah diwujudkan dalam menggalang atau membina kecintaan terhadap Negri ini mulai dari dini. Bagaimana orang tua dan para guru mengajarkan tentang "Baju Tradisional, Makanan Tradisional, mengenalkan nama-nama Pahlawan Bangsa, adab dan sopan santun dalam bebicara, sopan santun terhadap orang tua, sopan santun sebagai murid terhadap guru dan masih banyak lagi hal-hal baik yang mereka ajarkan" ... Terima kasih guru.

Baktimu tak terbalaskan,
Pahlawan Negriku kau tak pernah berfikir tuk dikenang, kamilah sepatutnya mengenang dan mengambil serta mengamalkan semua bukti kebaikan yang telah engkau contohkan pada kami, OOoohh Pahlawanku.
Pahlawan perempuan negeriku, R.A. Kartini, Cut Nyak Din, Fatmawati ... dan Ibuku, tak lupa pula istriku.
Pahlawan ku : Bung Tomo (Sutomo), Bung Karno, Pangeran Diponegoro, Hayam Wuruk, PAtih Gajah Mada, ...bahkan Gus Dur, Soeharto, dan para kyaiku itu juga pahlawan pembangun kepribadian bangsa ini.

Raden Ajeng Kartini, hari ini 21 April 2012, sebagai hari ulang tahunmu, ku peringati sebagai pahlawan bangsaku ini, Semoga kau tempat yang mulia disisi-Nya. Amieen.

Salam Berkah Sobat
Perantau Jiwan

Sabtu, 17 Maret 2012

Dollar - Rupiah

Mata Uang yang digunakan oleh suatu kelompok masyarakat / negara.

Dollar - Rupiah, ini suatu bukti bahwa kerjasama antar negara terjadi dalam segala transaksi perekonomian. Banyak masyarakat ekonomi menegah ke atas yang sering bahkan tiap hari selalu menggunakan dua mata uang tersebut.

Bagi masyarakat biasa di Indonesia tecinta ini juga selalu menggunakan dollar dalam transaksi sehari-hari khususnya masyarakat lingkungan Pariwisata International, seperti Bali, Lombok, dan lain-laian. Bisnis travelling juga banyak menggunakan mata uang asing lainnya seperti Yen, Rupee, $ Singapore, Ringgit dan lain-lain.

Simbol-simbol mata uang sangat identik dengan kemandirian suatu negara. Kemakmuran di suatu masyarakat negara juga dapat dilihat dari perputaran keuangan "Cash Flow" yang terjadi sehari-hari. Perputaran uang yang sangat cepat atau dinamis berarti kegiatan perekonomiannya lancar.

Keuntungan suatu negara menggunakan mata uang adalah ciri-ciri negara tersebut dapat dikenal masyarakat international, memudahkan dalam transaksi jual beli produk barang maupun jasa.

Rupiah - Rupiah - Rupiah ...
Bangkit utuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat,
Selamatkan harga diri ini ... tingkatkan Produktifitas.

Salam Berkah Sobat.

Minggu, 01 Januari 2012

RENUNGAN 1 JANUARI 2012 (Arifin Junaidi)

 Semoga bermanfaat.
Apa bedanya hari ini dengan kemarin? Dari segi fenomena alam tak ada bedanya sama sekali hari ini dengan hari kemarin dan hari-hari lain. Hari ini matahari terbit dari timur. Kemarin pun sama. Kalau kemarin panas terik, atau mendung, atau hujan, hari ini pun bisa panas terik, atau mendung, atau hujan. Kitalah yang membuatnya berbeda, kitalah yang membuatnya bermakna, kitalah yang membuatnya penting, sehingga kita perlu berhura-hura untuk hal yang kita sendiri yang menjadikannya sesuatu.

Bagi sebagian bangsa Mesir yang masih menggunakan Kalender Qibti hari ini sama saja dengan kemarin, tak bermakna apa-apa. Begitupun bagi bangsa Jepang yang masih menggunakan Kalender Jepang. Juga komunitas muslim yang menggunakan kalender Hijriyah. Pun bagi masyarakat Jawa yang masih menggunakan Kalender Jawa. Juga bagi masyarakat India dan pemeluk Hindu yang masih menggunakan Kalender Saka. Juga bagi pemeluk agama Yahudi yang masih menggunakan Kalender Yahudi. Juga bagi masyarakat Tionghoa yang masih menggunakan Imlek atau Kalender Tionghoa.

Inilah dunia. Serba relatif. Tak ada yang mutlak. Kita menganggapnya begitu penting, karena kita bersepakat hari ini adalah 1 Januari 2012 hari pertama di tahun 2012, dan kemarin 31 Desember 2011 hari terakhir di tahun 2012. Kita tak peduli orang lain tak menganggapnya penting. Seperti kita tak peduli saat orang lain menganggap hari yang kita anggap sama saja dengan hari yang lain sebagai hari yang penting. Kenapa kita tak pernah hirau dengan sesuatu yang relatif. Kenapa kita begitu memutlakkannya?

Pergantian waktu; dari pagi ke siang ke sore ke malam hingga ke pagi lagi, yang kita hitung sebagai pergantian hari adalah bagian dari sunnatullah. Lalu kita bersepakat; setelah 7 kali hari berganti kita sebut pergantian minggu, setiap sekitar 30 kali hari berganti kita sebut pergantian bulan, dan setiap 12 kali pergantian bulan kita sebut pergantian tahun.

Agama Islam mengajarkan dalam setiap pergantian waktu setidaknya ada 5 hal yang perlu dilakukan; 1) bersyukur kepada Allah SWT atas karunia umur sehingga kita sampai pada pergantian waktu itu, 2) muhasabatunnafsi (introspeksi diri), 3) mohon ampun atas kekurangan-kekurangan yang telah kita lakukan, 4) berusaha sekuat tenaga agar hari ini lebih baik dari sebelumnya, 5) dan mohon kepada Allah SWT dengan penuh kepasrahan (tawakkal) agar hari ini dan selanjutnya selalu dijaga dari kekuarangan-kekurangan yang lalu dan selalu diberkahi-Nya.

Dengan menyikapi pergantian waktu seperti itu maka kita tak pernah peduli dengan apa yang akan terjadi pada pergantian waktu itu. Kita hanya berhak untuk berusaha sebaik-baiknya dalam setiap pergantian waktu. Selebihnya adalah hak Allah SWT. Termasuk hak untuk mengakhiri waktu, mengakhiri kehidupan, mengakhiri dunia ini. Beberapa waktu yang lalu kita dicemaskan dengan ramalan tentang akhir kehidupan bagi alam semesta ini pada 21 Desember 2012 nanti, yang konon berasal dari penafsiran terhadap Kalender Maya.
Berbeda dengan kalender lainnya yang berbasiskan bilangan 10 (desimal), sistem Kalender Maya berbasiskan pada bilangan 20 (bi-desimal). Dengan metode penulisan 0.0.0.0.0 dan kesukaan suku Maya dengan siklus 13 dan 20 maka posisi 13.0.0.0.0 sebagai angka terbesar dalam kalender Maya ekuivalen dengan 21-12-2012. Nah setelah 13.0.0.0.0 kalender Maya tidak mengenal angka 13.0.0.0.1 atau yang lebih besar, karena akan kembali ke posisi 0.0.0.0.1, alias angka paling kecil. Sebenarnya Bangsa Maya tak pernah memprediksi tanggal 13.0.0.0.0 ekuivalen 21-12-2012 itu adalah akhir dunia. Kalaupun iya, kenapa harus 21-12-2012 kalender Masehi? Kenapa bukan kalender Hijriyah yang saat ini tahun 1433, atau kalender Jawa yang saat ini Tahun 1945 Wawu, atau kalender Saka yang saat ini tahun 1390 Dalwu, atau Kalender Bali yang saat ini tahun 1934? Kalender Jepang yang 2012 ini tahun 2072, atau Kalender Tionghoa yang 2012 ini tahun 2563 Chia Gwee, sudah pasti tidak dipakai karena akan ketahuan bohongnya.
Ramalan-ramalan tentang akhir dunia atau kiamat itu bohong belaka. Akhir dunia adalah hak prerogratif Allah SWT. Kapanpun terjadi itu adalah Mahakuasa-Nya, tak terpengaruh apalagi tergantung dengan ramalan kalender-kalender bikinan makhluk-Nya. Pun pada ekuivalensi kalender yang hegemonik pada semua sendi kehidupan dari otoritas dunia yang kebetulan menggunakan kalender Masehi. Kita pun ternyata suka rela dihegemoni. Wallahu a’lam.

Kamis, 22 Desember 2011

Askes akan Menjadi Badan Publik

Jambi (ANTARA) - Direktur Sumberdaya Manusia dan Umum PT Askes, Zurfarman mengatakan, PT Askes (persero) yang saat ini berstatus BUMN akan menjadi badan publik.
"Dengan ditetapkannya Undang-undang No.24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial yang mengamanatkan PT. Askes (Persero) menjadi badan penyelenggara jaminan sosial kesehatan, status perseroan tidak lagi sebagai BUMN, tetapi sebagai badan publik," katanya, ketika meresmikan kantor baru PT Askes Cabang Jambi, Rabu.
Menurut dia, perubahan status ini sudah harus dilaksanakan pada 1 Januari 2014.
Oleh karena itu, selama dua tahun (tahun 2012-2013), pemerintah akan memperkuat implementasi dari UU No 24 tahun 2011 dengan mempersiapkan berbagai peraturan pemerintah dan Presiden yang dibutuhkan.
Dengan diimplementasikannya UU dimaksud, menurut dia, program jaminan kesehatan yang dilaksanakan PT Askes tidak hanya diperuntukkan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), penerima pensiun, perintis kemerdakaan dan veteran, serta masyarakat yang tergolong tidak mampu.
Terhitung 1 Januari 2014, tegasnya, program jaminan kesehatan ini berlaku untuk seluruh masyarakat Indonesia.
Sementara, Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus (HBA) secara simbolis meresmikan pemakaian gedung baru PT. Askes (Persero) Cabang Jambi, yang ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur bersama Direktur Sumberdaya Manusia dan Umum.
Seiring dengan dinamika perubahan kebijakan menyangkut telah disahkannya RUU BPJS menjadi UU, katanya, maka secara implisit menunjukkan bahwa PT Askes untuk masa yang akan datang lebih berorientasi pada pelayanan publik.
Dengan demikian, PT Askes juga harus menjadi pionir dalam usaha melakukan pelayanan pembiayaan kesehatan bagi masyarakat luas secara optimal.
Menurut Gubernur, salah satu bentuk implementasi dari perubahan paradigma tersebut, PT Askes telah ikut berpartisipasi dalam mensukseskan salah satu program strategis Provinsi Jambi, yakni program Samisake (satu miliar satu kecamatan).
BUMN itu dan Pemerintah Provinsi Jambi telah melaksanakan kerja sama dalam pelaksanaan Jamkesmasda yang dimulai tahun 2010 dan tahun 2011 ini.
Gubernur berharap melalui program ini akan memberikan dampak terhadap peningkatan akses dan mutu pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat guna mencapai derajat kesehatan masyarakat yang optimal secara efektif dan efisien.
Selain itu, terjaminnya penyelenggaraan jaminan kesehatan dengan prinsip asuransi sosial yang didasarkan pada penyediaan pelayanan kesehatan yang bermutu dengan pembiayaan yang terkendali.
Pada kesempatan ini, PT Askes juga menyerahkan satu unit mobil ambulance untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof Dr H M Chatib Quzwen, Kabupaten Sarolangun. Sebelumnya PT Askes juga telah menyerahkan Sembilan unit mobil ambulance kepada RSUD dalam Provinsi Jambi.
Melalui program corporate social responsibility (CSR), PT Askes juga menyerahkan bantuan untuk Pondok Pesantren, Masjid dan Musholla senilai Rp95 juta, dan bantuan beasiswa untuk PNS gol I dan II yang berprestasi, masing-masing untuk tingkat SLTA sebanyak delapan orang, dan untuk tingkat perguruan tinggi 14 orang, dengan jumlah bantuan Rp90 juta.

Ini informasi penting untuk diketahui.
Semoga bermanfaat.
Salam Berkah Sobat.

Rabu, 07 Desember 2011

Investasi Emas or Gold

Ini pengalaman orang marketing yang telah lama malang melintang di dunia kerja. Dia namanya Mas Wawan di Depok tinggalnya. Pertemuanku di pagi hari sama-sama ke Bank Mandiri di parkiran 6 Desember 2011.

Dia cerita padaku ... "Pak, saya punya nenek yang hidup di jaman Belanda,"  Okeeee lanjutkan.
Ceritanya begini :

Tanya Wawan ... "Saya melihat nenek saya pakai kalung bulat tengahnya bolong. Tanyaku pada nenek ... "Nek, itu kalung apa?"
Jawab Nenek ..."Ini kalung uang Belanda yang namanya Golden, berat ada 2 gram."
Nenek melanjutkan ceritanya ... "Ini kalau Belanda tetap pakai uang jenis ini, pasti negara tersebut Jaya, sampai sekarang." 
Tanya Wawan ... "Emang kenapa ne?"
Jawab Nenek ... "Ini emas atau gold ... nilainya tidak akan berubah turun, tapi naik terus, jadi pas sekali untuk investasi?"

Dengan pengalamanya seperti itu dia menganalisa, penjajahan dengan penggantian bahan logam mulia menjadi kertas sangat mudah dilakukan oleh Negara Adi Daya. Coba renungkan IRD vs USD kan ggk pernah menang tooo?

Semoga bermanfaat. Investasi Emas bisa dipelajari di PEGADAIAN atau BRI.
Salam Berkah Sobat.

Senin, 05 Desember 2011

Pendaki Nekat Gunung Gamalama


Kok Bisa? Sudah Tahu Mau Meletus, Masih Ada yang Nekat Daki Gunung Gamalama
Gunung Gamalama di Banda

Ini sebagai catatan pelajaran yang sangat penting untuk para pencinta alam. Untuk lebih realistis dalam mencari informasi yang berguna untuk keselamatannya dalam ber-ekspedisi untuk memenuhi kepenasarannya tentang keadaan obyek yang ingin di ketahui. Aparat yang berwenang harus tegas dalam penanganan hal ini demi keselamatan mereka. Semoga bermanafaat. Salam Berkah.

Kok Bisa? Sudah Tahu Mau Meletus, Masih Ada yang Nekat Daki Gunung Gamalama

Senin, 05 Desember 2011 06:59 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, TERNATE - Sudah tahu berstatus siaga, masih ada pendaki gunung yang nekat menaikinya. Kini, nasib sembilan pendaki di Gunung Gamalama, Kota Ternate, Maluku Utara (Malut), belum diketahui pasca-meletusnya gunung setinggi 1.700 meter dari permukaan laut itu, pada Ahad(4/12) malam.

"Pada Minggu sore ada sembilan pendaki yang naik ke Gunung Gamalama dan ketika gunung itu meletus pada Minggu malam, dipastikan mereka masih berada di puncak gunung itu," kata Wakil Wali Kota Ternate, Arifin Djafar di Ternate, Senin pagi.

Sembilan pendaki dari Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) Ternate itu diketahui mendaki di Gunung Gamalama dari rekan mereka yang datang melapor ke Pemkot Ternate pasca-meletusnya gunung itu. Menurut Arifin, sembilan mahasiswa adalah Zulham, Zulkarnain, Mohan, Sarjan, Efendi, Rizki, Jabid, Jono dan Mahdin. Mereka adalah mahasiswa semester V dan VII pada sejumlah program studi di STAIN.

Sebelum pukul 21.00 WIT, kesembilan mahasiswa tersebut masih melakukan kontak dengan rekan-rekannya yang berada di sekitar Kota Ternate.

Akan tetapi, kata Arifin, setelah di atas pukul 21.00 WIT tidak ada kontak dan diperkirakan mereka sudah di berada puncak Gamalama. "Kami sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait dan rencananya pada Senin pagi ini akan diterjunkan tim untuk mencari kesembilan mahasiswa tersebut, walaupun ada larangan mendekati puncak Gunung Gamalama," katanya.

Sembilan mahasiswa tersebut diharapkan begitu Gunung Gamalama meletus langsung turun ke bawah. "Dan mudah-mudahan mereka dibekali diri dengan senter sehingga tidak menyulitkan dalam perjalanan pulang," katanya.

Belum diketahui apakah ada kelompok pendaki lainnya yang juga naik ke Gunung Gamalama pada Minggu malam itu, karena selama ini banyak pendaki yang naik ke gunung tanpa melapor kepada pihak terkait, misalnya pada Pos Pemantau Gunung Api Gamalama.

Gunung api Gamalama meletus sekitar 23.00 WIT dan abu tebal hasil letusannya menimpa permukiman di Kota Ternate, terutama wilayah Kecamatan Ternate Tengah, Ternate Selatan dan Kecamatan Pulau Ternate.
Redaktur: Siwi Tri Puji B
Sumber: Antara

Sabtu, 03 Desember 2011

Perencanaan Keuangan Pribadi


Hi para pembaca blog, Mari kita Mengatur Perencanaan Keuangan Pribadi secara GRATIS, sehingga bisa mengatur keuangan pribadi menjadi jauh lebih baik dan bertumbuh semakin sejahtera. segera kunjungi http://www.tdwclub.com/mengatur-keuangan beberapa hal yang bisa kita dapatkan ketika melakukan analisa ini di tdwclub.com adalah kita bisa mengetahui posisi keuangan kita saat ini sudah sampai mana. karena tanpa mengetahui posisi kita dimana yang sebenarnya, menggunakan peta secanggih apapun untuk mencapai impain anda sama saja tidak ada gunanya. Kedua dengan mengetahui posisi keuangan kita disini, akan jauh lebih realistik dalam membuat peta perjalanan keuangan anda. karena anda sudah tau betul sejauh mana dan secepat anda bisa melaju. Nah masih banyak hal lain lagi yang bisa anda pelajari, segera kunjungi dan dapatkan manfaat dari program komplimen dari tdwclub.com

Kamis, 01 Desember 2011

Hari ini 1 Desember Hari Ulang Tahun Putri Aiko

Suatu komunitas, kelompok, etnis, kerajaan atau suatu bangsa tentu mempunyai tradisi masing-masing, tidak terkecuali bangsa Jepang. Putri Aiko sebagai salah satu pewaris dinasty di Jepang telah banyak diajarkan untuk berinteraksi dengan masyarakatnya meskipun masih belia. Bagaimana dengan keluarga kita?

Putri Aiko Sudah Berusia 10 Tahun

Aiko, anak tunggal buah hati pasangan Putra Mahkota Jepang Naruhito dan Putri Masako kini menginjak usia 10 tahun. Sifat epeduliannya terhadap sesama semakin terlihat di usianya yang terus bertambah.

Putri Aiko Sudah Berusia 10 Tahun

Liputan6.com, Tokyo: Aiko, anak tunggal buah hati pasangan Putra Mahkota Jepang Naruhito dan Putri Masako kini menginjak usia 10 tahun, tepat pada tanggal 1 Desember. Di usianya ini, kepeduliannya terhadap sesama semakin terlihat. Demikian situs NHK Kamis (1/12) melaporkan.

Putri Aiko kini bersekolah di Sekolah Dasar Gakushuin Tokyo pada kelas empat. Badan Rumah Tangga Kekaisaran mengatakan, dia telah ketinggalan beberapa kelas sejak awal tahun lalu akibat diejek beberapa anak laki-laki di sekolahnya. Namun, lembaga itu mengatakan putri telah mengikuti hampir semua kelasnya selama 2 bulan terakhir, dan jarang ditemani sang Putri Mahkota ke sekolah.

Menurut sumber, Putri Aiko terlihat begitu berminat di kelas percakapan bahasa Inggris. Ia pun antusias pada olahraga. Buktinya, ia tak sungkan ikut serta olahraga tarik tambang ketika sekolahnya merayakan Hari Olahraga sekolah tahunan.

Badan itu juga mengatakan sang putri putus asa untuk belajar tentang kehancuran yang disebabkan gempa dan tsunami pada 11 Maret. Dia bahkan berdoa untuk para korban sebulan kemudian.

Tak hanya sebatas itu, saat kekurangan daya yang disebabkan kecelakaan di pembangkit listrik nuklir di Fukushima Daiichi melanda kawasan Tokyo, putri mengambil inisiatif untuk mematikan lampu yang tidak dibutuhkan di kediaman keluarga. Bahkan ketika sang kakek, Kaisar Akihito, dirawat di rumah sakit akibat serangan bronkitis. Aiko mengiriminya surat, bersama dengan bunga yang ia petik sendiri.(MEL)

Senin, 28 November 2011

Muharram atau Suro

Mendengar kata Muharram bagi orang Jawa pasti dikaitkan dengan kata Suro. Dalam kalender Islam Muharram adalah bulan pertama di tahun Islam atau Hijriah.

Tahun Islam didasarkan pada perputaran bulan yang berjumlah 354 hari, terdiri dari 12 bulan yang berisi 29 atau 30 hari. Kalender ini dimulai ada tahun 622 Masehi, ketika Nabi Muhammad saw. melakukan hijrah dari Makkah ke Madinah. Ke-12 bulan Islam itu adalah sebagai berikut:

Muharram                   :
Tanggal 10 bulan ii disebut Asy-syura', memperingati kesyahidan Husayn Ibn 'ali, yang wafat di Padang Karbala pada tanggal 10 Muharram, 80 Masehi.

Syafar

Rabi'al-Awwal               :
Tanggal 12 bulan ini merupakan hari kelahiran Nabi Muhammad saw.

Rabi'al-Tsani                  :
Tanggal 11 bulan ini merupakan hari kelahiran Syaikh Abdul Qadir Jailani ra.

Jumada al-Ula              

Jumada al-Akhirah

Rajab                              :
Tanggal 27 bulan ini adalah peringatan isra' mi'raj, peristiwa diperjalankannya Nabi Muhammad pada malam hari dari Masjid al-Haram ke Masjid al-Aqsha kemudian diteruskan ke Sdratul Muntaha untuk menghadap Allah SWT dan menerima perintah shalat lima waktu. Tanggal 6 bulan ini merupakan peringatan wafatnya Hazrat Khwaja Mu'inuddin Chisti ra.

Sya'ban                          :
Tanggal 14-15 bulan ini merupakan Syad al-Bara'at, ketika takdir untuk tahun depan ditentukan.

Ramadhan                      :
Bulan Suci Puasa, Pada tanggal 23, 25, atau malam 27, Lailatul Qadar (Malam Kekuatan) terjadi. Selama bulan ini, Al-Qur'an, sebagaimana kitab-kitab diturunkan oleh Allah Yang Maha Tinggi.

Syawwal                         :
Hari pertama bulan ini adalah "Idul Fitri", pesta kemenangan yang menandai berakhirnya puasa.

Dzul Qa'dah
Dzul Hijjah                       :
Ziarah ke Makkah (Hajj)  dilaksanakan pada bulan ini. Dari tanggal 10 sampai 12, dirayakan sebagai Hari Raya Qurban.

Sebagai tahun yang didasarkan pada perputaran bulan baru, masing-masing tahun kalender itu mundur kira-kira sebelas hari. Semoga informasi ini bermanfaat.
Salam Berkah Al-Ihsan