Tampilkan postingan dengan label yang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label yang. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 April 2013

Maju kenali dan kuasai untuk Masa Depan Gemilang

Kebahagiaan itu saat ini, besok cita-cita mulia harus tergapai dari perjuangan saat ini. Tetap melangkah dan belajar sambil bekerja (learning by doing) inilah pendidikan atau education yang selalu harus kita cermati dalam setiap langkah dan gerak yang ada karena hidup itu fleksibel. Perubahan selalu terjadi setiap saat, yang terus-menerus ada dalam ada di dunia ini adalah perubahan itu sendiri. 

Gerak dan bekerja tiada henti untuk maju dalam pencapaian cita-cita mulia, cermat dalam belajar yang tiada henti selalu dilakukan dalam setiap gerak kegiatan yang kita lakukan maupun orang lain kerjakan demi penghematan untuk hasil yang maksimal. Suatu contoh yang riil dalam hidup ini dua puluh empat jam sehari ini waktu pasti yang dialami setiap mahluk. Dalam dunia islam harus dimanfaatkan menjadi tiga bagian yang umum dalam hidup ini, bekerja,  ibadah dan istirahat. 33 persen, 33 persen dan 33 persen disinilah harmonisasi. Pusaran angin puting beliung yang bertumpu dalam satu titik pusat, akan dapat berdiri tegak tak terkalahkan bahkan melibas hancur bagi yang merintangi perjalanan-Nya.

"Kenali diri ini lagi ngapain???" ... kadang tak ketemu jawabannya. Namun kita tak boleh menyerah, sebagai perantau jiwan yang utama mandiri sejahtera memahami akan perlu dan wajibnya intropeksi diri, maka kita harus sering-sering bertanya dan mejawab sendiri itu pertanyaan. ... "Sampai kapan???" ..... sampai ajal datang, namun kita harus sudah dapat jawaban-Nya sebelum ajal sampai pada diri kita ini. Itulah Masa Depan Gemilang, karena umur kita ini hakekat-Nya berkurang, sudah wajib bagi muslim wa muslimat untuk selalu memperbaiki diri.

Semoga kita dapat manfaat dunia dan akherat, Amin.

Sabtu, 30 Maret 2013

Cerita Bebek dan Ayam

Mas Dwi, ada cerita suatu hari ada dua sahabat yang selalu bersama kemana-mana, kalau ibaratnya manusia dia selalu bergandeng tangan serasa tak ingin terpisah sejak dia masih dalam cangkang masing-masing. Menetas sebagai kuthuk (anak ayam) dan meri (bebek cilik), sangatlah lucu penampilannya dengan bulu-bulu halus yang menyelimuti tubuhnya masin-masing. 

Subhanallah lahir dengan baik, sehat lengkap anggota tubuhnya, serta dapat makan langsung tanpa disuapin oleh induknya. Karena lahir didunia ini si kuthuk lan meri sudah tak tahu siapa bapak dan ibu biolgisnya.Itulah kodrat bagi mereka berdua, karena Technology tinggi hasil pemikiran manusia yang menetaskannya dengan ijin Tuhan Sang Khalik.

Yang menarik dari perjalanan hidup sang meri dan kuthuk, banyak sekali untuk kita cermati dan ambil pelajaran untuk kita manusia ini yang pasti ada orang tua yang mengandung dan ikut berperan tentang keberadaan kita yaitu ayah biologis kita. Dalam pertumbuhan menjelang dewasa, meri jadi bebek dan kuthuk jadi ayam. Mulailah ada diplomasi komunikasi untuk pengenalan alam semesta.

Dimulai oleh si bebek : "Yam ayam, cakep sekali bulumu ada yang melengkung dan kilatan di ekormu?" ...
Jawab si ayam lancur (ayam jantan muda): "Alhamdulillah, sudah mulai aku dapat perhiasan dari-Nya, doain yaa ku bisa mensyukurinya. Dan aku pingin sepertimu yang bisa berenang sepertimu, namun ku coba-coba nggak berhasil juga, dapat berenang sepertimu, yang lama."
Si bebek, "Yaa yam, kalau kita perhatiin. Sejak bayi kita bersama, EEee setelah dewasa tetap saja kita nggak bisa sama. Kau punya jengger, taji dan bulu yang indah. Aku diberi kemampuan untuk berenang. Yaa kita harus sadari itu semua takdir kita masing-masing, Alhamdulillah"

Di akhir komunikasi sesaat itu antara bebek dan lancur, semoga kita dapat pelajaran Amin.

Rabu, 27 Maret 2013

Seleksi Alam adalah Natural Sekali

UMS Banyumurni, Seorang perantau jiwan yang pasti pulang ke asalnya. Benar-benar semua akan kembali ke asalnya dengan bekal catatan-catatan perjalanan dalam rantauan yang penuh cobaan dan gangguan yang berbeda-beda setiap manusia menghadapinya, ada yang diberi keberhasilan langsung dalam waktu dekat ada yang diberi keberhasilan yang tertunda di kemudian hari atau hari akherat kelak.Kesamaan yang diterima manusia adalah hasil dari usaha itu merupakan ketetapan Yang Maha Mencipta (Sang Khalik).

 "Seleksi Alam akan berlaku terhadap siapapun" ... ini sering ku dengar dari pelatih dan seniorku juga Mas Yadi Mintorogo, saat perantau ngangsu kaweruh ing Paguron Pencak Silat beladiri tangan kosong Merpati Putih, di wilayah Mataraman Karesidenan Madiun tahun 80-an. Dengan cara seperti itu beliau juga menyemangati kami untuk rajin latihan secara periodik sesuai kurikulum perguruan. Juga beliau para senior selalu mengingatkan harmonisasi atau keseimbangan dengan alam saat latihan dan kehidupan sehari-hari tetap dijaga. 

Sungguh suatu pelajaran yang indah nian untuk selalu dikenang karena telah mendapatkan banyak pelajaran lahir batin saat pembajaan, dengan medan yang sangat alami lagi bervariasi. Subhanallah medan hutan, sawah, pematang sawah, jalan setapak, jalan raya, sungai, danau, kuburan, pantai dan lain-lain. Juga dalam cuaca atau waktu serta situasi yang berbeda-beda siang, sore, malam, pagi, dingin karena hujan, panas saat terik matahari dan situasi apapun untuk pembinaan dan pengolahan ruhani anggota Merpati Putih dari awal, sekarang dan seterusnya untuk jadikan diri yang mempunyai sikap mandiri  dalam mencari jati diri. 

Untuk mendapatkan kemampuan dalam pengendalian diri, pengenalan diri dan juga kemampuan diri yang Maju Dahsyat Luar Biasa untuk tetap disyukuri, dengan cara berlatih rutin dan menyadari akan kemampuan itu dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Di HUT MP ke 50 Tahun, banyumurni support untuk kemajuan Merpati Putih saat sekarang dan masa mendatang, dengan kemampuan yang telah dimiliki pewaris Mas Hemi dan Mas Amos sebagai penerus Guru Besar Mas Poeng, beliau berdua telah melampaui "Seleksi Alam" di perguruan MP. Jayalah Budaya Bangsaku Pencak Silat, Jaya lah Nusantaraku Terbang Tinggi lah Merpati Putih Ku semoga menambah berkah untuk semuanya. Amin.

Selasa, 26 Maret 2013

Cinta Kasih Mu tiada batas meskipun sekarang HUT ke 50

UMS Banyumurni, perantau jiwan memahami semua ini karunia-Nya, ini itu sana sini atas bawah kanan kiri depan belakang hanyalah suatu istilah untuk memudahkan identifikasi penamaan segala sesuatu yang baharu. IP Indentification Personnel diibaratkan KTP Kartu Tanda Penduduk ini sudah merupakan ketentuan sebelum semua itu berdiri sendiri dalam posisi dan situasi masing-masing.

Utama Mandiri Sejahtera memahami "Cinta Kasih Mu tiada batas" semua yang ada ini baharu, karena sebelum itu hanya Dia yang Maha Awal. Jadi awal dari segalanya adalah Allah yang Maha Kasih Sayang itu sendiri tiada yang lain. Bila ada secercah cahaya kasih sayang dalam hati seseorang itu akan ada rasa gembira dalam hati untuk dekat dan berdampingan pada yang sedang dikasih sayang. 

Wujud kasih sayang Mu itu beraneka warna dan ragamnya, Alhamdulillah ... itu yang selalu kupanjatkan dalam setiap hal dalam tarikkan napas-Mu jua. Dalam napas yang Engkau karuniakan pada kami ini adalah 
  1. Karunia kasih sayang-Mu yang menyertai hidup ini.
  2. Dengan napas-Mu selalu ada hal baru yang menambah subur semangat juangku.
  3. Bersama napas Cinta Kasih Mu tiada batas, ku dapatkan nikmat dan penerus generasiku dimasa datang karena-Mu.
  4. Dalam napas-Mu pujian syukur dan dzikir kupanjatkan pada-Mu.
Dalam samudera kehidupan ini perantau jiwan bersyukur selalu dalam perjalanan hidup dapat Ngelmu sangking Allah Swt sebagai pemberi yang tiada henti. Oleh karena itu perlu adanya ekspresi syukur dalam :
"Tarian Hati Gerakan Jiwa" HUT EMAS ke 50 Merpati Putih pukul 19.00 wib Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah, 30 Maret 2013. by Mas Hemi. Cara sumbangsihku yaa seperti ini, semoga Allah Ridho dan menerima. Amin. 

Senin, 25 Maret 2013

Semangat Pegang Erat Tali Silaturahim

UMS dalam banyumurni, bakar semangat diri kobarkan perjuangan yang suci murni dalam jalani hidup ini yang penuh arti untuk mengabdi pada Yang Maha Suci. Cita-cita mulia dalam Ridho-Nya adalah visi yang utama mandiri sejahtera dalam perjuangan menyejahterakan diri dan keluarga dalam koridor aqidah islamiyah aswaja.

Mengingat globalisasi yang sangat mempengaruhi kehidupan berumah tangga maupun bernegara, ditinjau secara sosial kemasyarakatan yang selalu ada kejadian yang membuat miris di hati ini. Masing-masing orang yang tiada iman akan mudah sekali terpengaruh oleh keadaan yang terjadi pada diri maupun sekitar mereka. Banyak kejadian yang mengenaskan diantaranya, hubungan yang tidak baik antara suami istri yang telah puluhan tahun menikah terjadi perselingkuhan salah satu diantara mereka tega membunuh bahkan memutilasi pasangannya sendiri. Ada juga karena perlakuan orang tua yang tidak bijaksana atau dianggap tidak baik terhadap anak misal: memukul hingga memar, atau cacat dan lain-lain, anak melaporkan ke pihak yang berwajib terjadi proses pengadilan sehingga bapak kandungnyaa sendiri masuk penjara karena anak sendiri. Lebih miris lagi ada seorang ibu yang telah merawat anaknya hingga usia balita yang kondisi tidak sehat, karena anak menangis dan tidak punya uang untuk berobat tega membenturkan kepala anaknya di kamar mandi puskesmas hingga meninggal. dan masih banyak lagi peristiwa di masyarakata bawah atau wong cilik ekonomi lemah.

Dan pengaruh globalisasi bagi masyarakat ekonomi atas atau pejabat kerah putih, di bidang legislative, yudicative atau executive tidak kalah heboh atau miris di hati ini. Mereka sebagian orang-orang terpelajar, orang berlatar belakang kaya, biasa dalam kehidupan glamor,  pergaulan bebas dan lain-lain.

Semua itu hanya bisa bertahan baik, bila iman didada kuat dan tiada kebohongan dan selalu Silaturahim.

Jumat, 15 Maret 2013

Istana Mutiara yang Indah Tiada Tara

Banyumurni, bercermin kasih yang dalam hati sanubari tidak henti terus terpatri. Duhai cintaku yang abadi dalam pelukan, sungguh takkan tergantikan oleh apapun diantara alam langit dan bumi. Kasih tiada habis ditelan jaman sangatlah penting untuk dikuatkan dalam hati kita-kita sebagai anak yang terlahir dari rahimnya. Dengan sepenuh  dalam merawat diri untuk si buah hati yang selalu dinanti bersama kekasih hati dengan dalam memadu kasih untuk Kasih Abadi.

Ada riwayat yang sangat menakjubkan untuk kita simak dengan cermat akan makna Ibu dalam kehidupan ini. Saat pengajian riungan jiping (mengaji kuping atau mendengarkan bacaan serta penjelasan dari sang guru atau kyai) beliau menyampaikan dijaman Kanjeng Nabi Sulaiman As, beliau seorang nabi yang memiliki kekayaan ilmu pengetahuan dan harta benda yang luar biasa tak ada mahluk lain yang diberi kekuasaan melebihi beliau. 

Suatu saat Nabi Sulaiman As berjalan-jalan di tepi samudera luas tiada tara, dari kejauhan beliau melihat di dasar samudera ada cahaya yang terang benderang. Dengan ijin Allah dipanggillah barang yang didasar laut itu untuk mendekat beliau. Dengan kekuasaan Allah yang telah diberikan kepada Nabi Sulaiman As, benda yang bercahaya kemilau tersebut datang dan mendekat. Lama-lama semakin jelas bentuknya adalah Istana Mutiara yang Indah Tiada Tara, dan di dalamnya tergambar seorang pemuda laki-laki yang sedang khusuk sujud saat itu.

Dengan ijin Allah, terjadilah dialog antara Nabi Sulaiman As dengan pemuda itu. 
Nabi bertanya, "Bagaimana kamu bisa berada di tempat yang seindah ini, hai anak muda? Tolong ceritakan padaku asal usulnya."  Karena pemuda itu seorang anak yang soleh dan telah mengerti berhadapan dengan seorang Nabi yang Mulia, dia bercerita apa adanya, "Wahai Nabi Allah, saya bisa berada di Istana Mutiara yang Indah Tiada Tara ini, karrena doa ibuku. Saat beliau tua renta saya selalu menggendong dan memberinya makan dan keperluan lainnya, saya melakukannya dengan tulus iklash hingga beliau berdoa sebelum akhir hayatnya untukku. Doa beliau "Yaa Allah cukupkanlah kebutuhan anakku ini, dan  tempatkanlah dia tidak dilangit dan tidak dibumi, Amin". Begitulah Nabi yang terjadi padaku"  kata pemuda itu selanjutnya.

Pembaca yang budiman mendapatkan pelajaran yang baik untuk kita cermati dan ditiru dalam kehidupan sehari-hari, semoga kita dijadikan orang baik lagi soleh dan solehah. Amin.   

Selasa, 12 Maret 2013

Do'a sehari-hari tamu ke rumah Allah

Banyumurni, setiap saat ada hal baik selalu didapatkan dalam utama mandiri sejahtera memahami hidup dalam kehidupan sejati ini, yang selalu dinamis lagi harmonis terhadap perubahan-perubahan alam. Indah lagi penuh berkah dalam menerima dan menikmati hidup ini. 

Kita bertandang datang ke saudara, sahabat, teman, keluarga kita tentunya punya maksud tuk sekarang maupun masa datang. Lebih sempurnanya maksud kita itu sebagai tamu tambahkan niat baik yang tulus, akan diberlakukan seperti raja atau ratu selalu dalam perhatian dan pelayanan tuan rumah. Sebagai manusia yang bijak baik sebagai tamu maupun tuan rumah pasti akan mendapatkan karunia yang tiada tara buat berdua.

Sebagai muslim ataupun muslimah yang telah dimampukan oleh Allah Swt, sangatlah ditekankan untuk segera memenuhi kewajibannya menunaika ibadah haji atau umroh ke rumah Allah Ka'bah Al Mukkarommah. Saat berkunjung menunaikan kewajiban itu sangatlah mustajab do'a-doa yang dipanjatkan, sesuai tuntunan dalam
Bacaan do’a sehari hari Islam dalam waktu dan tempat mustajab , khususnya di sekitar Baitullah Ka'bah : 

  •  Disaat kita melihat Ka'bah
  • Saat di Thawab
  • Saat di Multazam
  • Saat di Hajar Aswad
  • Saat di Hijir Ismail
  • Saat di Bukit Shafa
  • Saat di Bukit Marwah 
  • Saat di Kota Makkah Al Mukkarommah
  • dan sebagainya.
Sangatlah patut bagi kita tamu untuk selalu berterima kasih lagi bersyukur atas karunia Allah yang diberikan pada kita setiap saat. Monggo kita kuatkan iman islam dan pengamalan ilmu yang pernah kita dapatkan dengan harapan akan karunia ridho Allah pada kita amin. Do'a sehari-hari tamu ke rumah Allah, tidaklah bergantung pada bahasa Arab, Indonesia, Inggris atau daerah-daerah, namun semua bahasa pasti Allah mengerti, oleh karena itu kita pakai bahasa yang dapat kita mengerti maksud kita sendiri. Allah tergantung pada persangkaan hambanya.

Yuuk kita berlatih untuk menjadi seorang telaten dan taat dalam aqidah islamiyah ahli sunnah wal jamaah setiap saat atau hari. Semoga pembaca yang budiman mendapatkan manfaat. Amin.
Salam berkah nusantara.